Aku harus melupakanmu, atas semua yang pernah kita lakukan. membohongi kenyataan pada malam yang selalu datang.
aku harus melupakanmu, dengan membunuh tiap rindu yang bertamu.
Aku tak biasa melakukan hal ini, bagiku melupakan lebih sulit dari menahan sepi. sebab disetiap hari, namamu deras dalam nadi.
Aku harus melupakanmu, meski bukan inginku.
Aku tahu kamu tak rela, melepasku yang masih kamu cinta. tapi untuk kebaikan biarlah aku pulang dengan ketabahan. akan kusulam satu demi satu kenangan dan menyimpannya dalam tenang.
Ketahuilah! melupakan (mu), adalah bunuh diri yang paling mengerikan.
Aku harus melupakanmu, meski hati akan pilu dan rapuh.
aku harus melupakanmu, seperti luka yang kering dengan pelan-pelan dan seperti bahagia yang selalu kita rindukan
Aku harus melupakanmu.
Jumat, 08 Juli 2016
Rabu, 06 Juli 2016
Selamat Lebaran, Mohon Maaf Lahir & Batin
Hari masih terlalu pagi dan ibu sudah membangunkanku dari mimpi. seperti biasa, aku bergegas merapihkan tempat tidur dan membantu ibu menyiapkan menu lebaran hari ini. gema takbir meraung dengan gagah ke langit, meriuhkan hari yang penuh kemenangan. lebaran kali ini tidak seperti lebaran ditahun-tahun sebelumnya. lebaran kali ini harus aku lewati bersama adikku saja. karena hari ini juga ibuku akan segera berangkat ke manado beliau akan lebaran dengan adiknya disana. saat anak-anak yang lain melewati idul fitri dengan orangtua tercinta, aku dan adikku melewati idul fitri berdua saja.
Aku dan adikku menerima hal ini dengan lapang dada. sebab bagi kami, ibu juga butuh refreshing. setelah semua kebutuhan sudah ibu siapkan. aku membangunkan adikku agar bersiap mengantarkan ibu ke bandara. adikku bergegas membersihkan dirinya dari sisa-sisa mimpi semalam dan menyadarkan jiwanya dengan segelas teh.
Sebelum pergi ibu berkata ''zal sama iki jaga rumah, jaga kebersihan sama keamanan. jangan lupa siram bunga!''
''iya bu!'' jawabku singkat. kini perpisahan pun dimulai. adikku sudah menunggu diluar dengan motornya. aku membantu ibu membawa barang bawaannya. sebelum pergi, ibu kembali mengingatkanku pada pesan sebelumnya. aku hanya diam, lalu kuraih tangannya dan menciumnya sembari berkata ''minal aidzin maafin izal ya ma!'' tanpa sadar, airmataku mulai berkumpul. sebisa mungkin airmata penuh haru dan dosa itu kutahan agar tidak telihat cengeng dihadapan ibu. namun tetap saja, seorang anak sepertiku tak mampu menahan hal itu.
ibu kemudian memelukku dengan erat, airmataku jatuh membasahi bahunya yang harum dengan parfum. beliau tersenyum dan segera menaiki motor dengan adikku. aku terus memandang ibuku yang mulai menjauh sembari berdoa dalam hati. pelan-pelan, ibu dan adikku menghilang dikejauhan.
Ramadhan tahun ini, penuh hikmah. ramadhan tahun ini dilewati tanpa mama dan papa.
Nah cerita diatas, adalah cerita ramadhan gue tahun ini. sampai disini dulu, cerita ini gue tulis. semoga menjadi berkah dan hikmah bagi kalian yang membaca. lewat cerita ini pula, gue mau ucapin Selamat hari raya idul fitri, mohon maaf lahir & batin. ^_^
6-juli-2016
Aku dan adikku menerima hal ini dengan lapang dada. sebab bagi kami, ibu juga butuh refreshing. setelah semua kebutuhan sudah ibu siapkan. aku membangunkan adikku agar bersiap mengantarkan ibu ke bandara. adikku bergegas membersihkan dirinya dari sisa-sisa mimpi semalam dan menyadarkan jiwanya dengan segelas teh.
Sebelum pergi ibu berkata ''zal sama iki jaga rumah, jaga kebersihan sama keamanan. jangan lupa siram bunga!''
''iya bu!'' jawabku singkat. kini perpisahan pun dimulai. adikku sudah menunggu diluar dengan motornya. aku membantu ibu membawa barang bawaannya. sebelum pergi, ibu kembali mengingatkanku pada pesan sebelumnya. aku hanya diam, lalu kuraih tangannya dan menciumnya sembari berkata ''minal aidzin maafin izal ya ma!'' tanpa sadar, airmataku mulai berkumpul. sebisa mungkin airmata penuh haru dan dosa itu kutahan agar tidak telihat cengeng dihadapan ibu. namun tetap saja, seorang anak sepertiku tak mampu menahan hal itu.
ibu kemudian memelukku dengan erat, airmataku jatuh membasahi bahunya yang harum dengan parfum. beliau tersenyum dan segera menaiki motor dengan adikku. aku terus memandang ibuku yang mulai menjauh sembari berdoa dalam hati. pelan-pelan, ibu dan adikku menghilang dikejauhan.
Ramadhan tahun ini, penuh hikmah. ramadhan tahun ini dilewati tanpa mama dan papa.
Nah cerita diatas, adalah cerita ramadhan gue tahun ini. sampai disini dulu, cerita ini gue tulis. semoga menjadi berkah dan hikmah bagi kalian yang membaca. lewat cerita ini pula, gue mau ucapin Selamat hari raya idul fitri, mohon maaf lahir & batin. ^_^
6-juli-2016
Minggu, 26 Juni 2016
Sajak~ Sejak kamu pergi
Sejak kamu pergi, aku tak lagi menulis puisi
kata-kataku habis, untuk menahanmu.
seolah cinta hanya satu. kamu!
Tumpukan kertasku menunggu untuk dijamah
dengan tinta warna merah, penuh luka dan airmata.
sering aku abaikan waktu luang yang ada, hanya untuk
menunggumu pulang, dan kita bertamasya.
Aku pikir cinta akan terasa indah
bila aku membawamu pergi ketempat
dimana cinta mempertemukan kita.
Waktu kian berlalu, pundakku penuh dengan rindu. aku pun mengakui, tanpamu semua yang aku lakukan tidaklah berarti.
Kini, bila kamu ingin melupakanku maka lupakanlah aku seperti kamu pernah merindukan dulu.
kasih.
kata-kataku habis, untuk menahanmu.
seolah cinta hanya satu. kamu!
Tumpukan kertasku menunggu untuk dijamah
dengan tinta warna merah, penuh luka dan airmata.
sering aku abaikan waktu luang yang ada, hanya untuk
menunggumu pulang, dan kita bertamasya.
Aku pikir cinta akan terasa indah
bila aku membawamu pergi ketempat
dimana cinta mempertemukan kita.
Waktu kian berlalu, pundakku penuh dengan rindu. aku pun mengakui, tanpamu semua yang aku lakukan tidaklah berarti.
Kini, bila kamu ingin melupakanku maka lupakanlah aku seperti kamu pernah merindukan dulu.
kasih.
Kamis, 09 Juni 2016
Sajak~ Ramadhan & Cinta
Ramadhan datang dengan penuh berkah tak ada kesedihan, hanya kegembiraan. bulan penuh ampunan bagi umat islam. perpisahan kembali melahirkan pertemuan anak dan orang tua saling bermaaf-maafan. menahan haus dan dahaga adalah perjuangan demi satu alasan, dosa demi dosa terhapuskan aku jadi teringat pada momen berbuka puasa.
Ibu menyiapkan semua makanan diatas meja untuk keluarga tercinta. bagiku, momen berbuka puasa adalah momen yang paling menggembirakan. tingkat kebahagiaannya setara dengan tingkat kebahagiaan, pertemuanku denganmu. penuh cinta, bunga dan canda. manis yang takkan pernah habis.
Sekiranya kamu mau memaafkan aku yang dimasalalu. sekiranya pula, kamu bisa menerimaku sebagai insan yang baru.
jika kamu berkenan,
izinkan aku mencintaimu dengan cara yang sederhana. seperti anak kecil yang menunggu waktu berbukapuasa, sembari bermain dan berdoa.
Kamis, 02 Juni 2016
Cara Mama Mendidik Anak-anaknya
Beberapa hari menjelang bulan puasa, gue selalu menghabiskan waktu buat ngobrol sama mama. mulai dari politik, ekonomi, fashion, olahraga, kuliner sampai ke masalah yang gak penting semua kita kupas, setajam pisau dapur. kalo sudah begini gue dan mama gue terlihat seperti ibu-ibu tukang gosip aliran kompleks. bagi gue mama adalah sesuatu yang sangat berharga, dialah wanita edisi pertama dan terakhir yang mau menerima semua kelebihan dan kekurangan anak-anaknya. meski kadang mama sering marah-marah dan ngomel gak jelas gue dan adik gue tetap sayang sama beliau.
Gue sering dimarahin sama mama kalo gak beresin tempat tidur saat bangun pagi. adik gue juga sering dimarahin sama beliau kalo makan gak pake tangan karena belakangan ini dia suka makan pake hidung. semalam gue dan mama ngobrol tentang masalah keluarga, seperti kabar papa gue yang dari tahun 2005 sampai sekarang gak pulang-pulang dan gue yang sampai detik ini belum sarjana. -__-'
''ma, kira-kira papa lagi ngapain ya sekarang? udah 2tahun gak pernah nelpon!'' tanya gue dengan wajah penasaran. mama gue yang sedang menghisap rokok pun menjawab ''papa kalian gak pernah nelpon, karena dia tahu mama bisa mengatasi semua masalah makanya dia keenakan.'' segumpal asap keluar dari mulutnya dan mengenai wajah tampan gue. beliau lalu melanjutkan pembicaraannya ''kalo mama ikutin aturan agama, papamu itu sudah mama ceraikan, bertahun-tahun pergi kok. tapi gak mama lakuin karena mama tahu kalian gak bisa ngapa-ngapain kalo gak ada mama''. tanpa disadari, mata gue mulai berkaca-kaca. seolah ada sesuatu yang akan tumpah. kesetiaan orangtua lebih mahal dari dunia dan seisinya.
Gue cuma nyengir. sambil menahan tawa gue pun bertanya ''mama ingat gak waktu izal sama iki masih kecil, mama pukul kita berdua pake selang, pipa, kayu, besi, tali jemuaran sampe izal sama iki kesandar disudut tembok?'' mama gue lalu menjawab ''oh.. jadi kamu dendam sama mama?''
''iya ma izal dendam. tetangga aja sampai heran ibunya rizal mukul anak-anak kayak mukul maling''
gue lalu melanjutkan ''seandainya saat itu udah kayak sekarang, mama udah izal laporin ke komnas perlindungin anak biar dipenjara. hahahaha!'' nyokap ikut tertawa mendengar apa yang gue ucapin, dia dengan ceria menjawab ''iya laporin aja, biar kamu sama adik kamu makan jari!''
''kan ada keluarga ma!''
''keluarga mama sama papa gak akan mampu ngurusin kamu sama adik kamu, paling seminggu aja kalian makan enak abis itu kalian makan nasi sama angin!'' gue dan mama pun tertawa.
kilas balik tentang masalalu ini membuat gue jadi sadar, betapa berartinya seorang mama dalam hidup gue. mama gue memang beda dari mama-mama yang lain, yang kalo marah cuma ngomel. buktinya sewaktu kecil gue dan adik gue sudah merasakan kemurkaan dari mama, dia jarang memukul gue dan adik menggunakan tangan melainkan dengan benda-benda ekstrem seperti yang gue ceritakan diatas.
Seolah dengan cara seperti itu, beliau ingin merasakan ke gue dan adik gue kerasnya kehidupan ini. tapi apapun yang dia lakukan semuanya demi kebaikan gue dan adik gue sekarang. gue selalu berdoa untuk mama dan papa, agar mereka sehat dan bisa merasakan kesuksesan kami anak-anaknya kelak. gue sering mengkhayal, seandainya dulu mama mukul gue sama adik pake duit, pasti sekarang gue dan adik gue udah jadi milyuner.
pembicaraan gue dan nyokap berakhir setelah nyokap menghabiskan 3batang rokok surya miliknya. sebelum tidur, beliau memanggil gue untuk memijit kakinya yang sudah lama sakit.
gue yang sudah ngantuk pun melaksanakan perintahnya, terlebih gue ingat bahwa surga ada ditelapak kaki mama.
Tiap orangtua punya cara tersendiri untuk mendidik anaknya menjadi insan yang berguna.
tentang papa gue, biarlah Yang Kuasa menjaganya. gue dan adik hanya mendoakan agar beliau dalam keadaan baik dan dijauhkan dari segala yang buruk.
dan inilah akhir dari postingan gue hari ini, semoga bisa menghibur dan bermanfaat bagi kalian yang membacanya.
Jadi, gimana masalalu kalian sama orangtua?
komentar kesini ya! (:
Gue sering dimarahin sama mama kalo gak beresin tempat tidur saat bangun pagi. adik gue juga sering dimarahin sama beliau kalo makan gak pake tangan karena belakangan ini dia suka makan pake hidung. semalam gue dan mama ngobrol tentang masalah keluarga, seperti kabar papa gue yang dari tahun 2005 sampai sekarang gak pulang-pulang dan gue yang sampai detik ini belum sarjana. -__-'
''ma, kira-kira papa lagi ngapain ya sekarang? udah 2tahun gak pernah nelpon!'' tanya gue dengan wajah penasaran. mama gue yang sedang menghisap rokok pun menjawab ''papa kalian gak pernah nelpon, karena dia tahu mama bisa mengatasi semua masalah makanya dia keenakan.'' segumpal asap keluar dari mulutnya dan mengenai wajah tampan gue. beliau lalu melanjutkan pembicaraannya ''kalo mama ikutin aturan agama, papamu itu sudah mama ceraikan, bertahun-tahun pergi kok. tapi gak mama lakuin karena mama tahu kalian gak bisa ngapa-ngapain kalo gak ada mama''. tanpa disadari, mata gue mulai berkaca-kaca. seolah ada sesuatu yang akan tumpah. kesetiaan orangtua lebih mahal dari dunia dan seisinya.
Gue cuma nyengir. sambil menahan tawa gue pun bertanya ''mama ingat gak waktu izal sama iki masih kecil, mama pukul kita berdua pake selang, pipa, kayu, besi, tali jemuaran sampe izal sama iki kesandar disudut tembok?'' mama gue lalu menjawab ''oh.. jadi kamu dendam sama mama?''
''iya ma izal dendam. tetangga aja sampai heran ibunya rizal mukul anak-anak kayak mukul maling''
gue lalu melanjutkan ''seandainya saat itu udah kayak sekarang, mama udah izal laporin ke komnas perlindungin anak biar dipenjara. hahahaha!'' nyokap ikut tertawa mendengar apa yang gue ucapin, dia dengan ceria menjawab ''iya laporin aja, biar kamu sama adik kamu makan jari!''
''kan ada keluarga ma!''
''keluarga mama sama papa gak akan mampu ngurusin kamu sama adik kamu, paling seminggu aja kalian makan enak abis itu kalian makan nasi sama angin!'' gue dan mama pun tertawa.
kilas balik tentang masalalu ini membuat gue jadi sadar, betapa berartinya seorang mama dalam hidup gue. mama gue memang beda dari mama-mama yang lain, yang kalo marah cuma ngomel. buktinya sewaktu kecil gue dan adik gue sudah merasakan kemurkaan dari mama, dia jarang memukul gue dan adik menggunakan tangan melainkan dengan benda-benda ekstrem seperti yang gue ceritakan diatas.
Seolah dengan cara seperti itu, beliau ingin merasakan ke gue dan adik gue kerasnya kehidupan ini. tapi apapun yang dia lakukan semuanya demi kebaikan gue dan adik gue sekarang. gue selalu berdoa untuk mama dan papa, agar mereka sehat dan bisa merasakan kesuksesan kami anak-anaknya kelak. gue sering mengkhayal, seandainya dulu mama mukul gue sama adik pake duit, pasti sekarang gue dan adik gue udah jadi milyuner.
pembicaraan gue dan nyokap berakhir setelah nyokap menghabiskan 3batang rokok surya miliknya. sebelum tidur, beliau memanggil gue untuk memijit kakinya yang sudah lama sakit.
gue yang sudah ngantuk pun melaksanakan perintahnya, terlebih gue ingat bahwa surga ada ditelapak kaki mama.
Tiap orangtua punya cara tersendiri untuk mendidik anaknya menjadi insan yang berguna.
tentang papa gue, biarlah Yang Kuasa menjaganya. gue dan adik hanya mendoakan agar beliau dalam keadaan baik dan dijauhkan dari segala yang buruk.
dan inilah akhir dari postingan gue hari ini, semoga bisa menghibur dan bermanfaat bagi kalian yang membacanya.
Jadi, gimana masalalu kalian sama orangtua?
komentar kesini ya! (:
Teh Termahal dari China
Teh adalah minuman menyehatkan yang sangat pas diminum saat santai. minuman ini bisa membangkitkan kembali semangat penikmatnya sekaligus bisa menjernihkan pikiran. selama ini, kita mengetahui bahwa teh adalah minuman ekonomis yang bisa dikonsumsi semua kalangan. tapi ada jenis teh dari kawasan pegunungan Wuyi provinsi Fujian China dikatakan sebagai teh termahal didunia, bahkan harganya 30X lebih tinggi dari emas. Wow!
Namanya Teh Da Hong Pao. teh yang tumbuh disemak purba di Da Haong Pao ini sangat legendaris. ''Teh ini lebih cocok untuk pengemis tetapi harganya cocok untuk seorang kaisar dan memiliki hati budha'' ujar Xiao Hui, pembuat teh di Wuyishan kota ditepi sungai fujian, china. dilansir dari BBC, senin (2/5/2016).
Ditahun 2002, seorang pembeli dari kalangan konglomerat membayar 180.000 yuan atau setara dengan Rp 356,7 juta lebih, hanya untuk 20gram teh legendaris Da Haong Pao. harga itu sangat mengejutkan terlebih pada negara yang menganggap minum teh sebagai seni selama 1500 tahun. Xiao Hui juga memperlihatkan bentuk fisik teh tersebut. daun-daun teh itu gelap, kusut dan belum selesai diolah dari kebun teh milik keluarganya di Wuyishan.
Disetiap toko yang ada diwuyishan memiliki satu set meja bagi orang yang mau mencicipinya. dalam acara kebudayaan minum teh dichina teh Da Hong Pao sering ditampilkan dengan berbagai jenis teh yang lain. meski memiliki banyak jenis teh yang berkualitas dengan harga tinggi, teh Da Haong Pao bisa dihargai sekitar 100 per kilo atau sekitar Rp 1,3 juta. ''Da Haong Pao yang asli sangat mahal karena sudah sangat sulit ditemukan pohon-pohon teh asli yang tersisa''. jelas pakar teh lokal Xiangning Wu.
Thanks to: National Geographic Indonesia
Namanya Teh Da Hong Pao. teh yang tumbuh disemak purba di Da Haong Pao ini sangat legendaris. ''Teh ini lebih cocok untuk pengemis tetapi harganya cocok untuk seorang kaisar dan memiliki hati budha'' ujar Xiao Hui, pembuat teh di Wuyishan kota ditepi sungai fujian, china. dilansir dari BBC, senin (2/5/2016).
Ditahun 2002, seorang pembeli dari kalangan konglomerat membayar 180.000 yuan atau setara dengan Rp 356,7 juta lebih, hanya untuk 20gram teh legendaris Da Haong Pao. harga itu sangat mengejutkan terlebih pada negara yang menganggap minum teh sebagai seni selama 1500 tahun. Xiao Hui juga memperlihatkan bentuk fisik teh tersebut. daun-daun teh itu gelap, kusut dan belum selesai diolah dari kebun teh milik keluarganya di Wuyishan.
Disetiap toko yang ada diwuyishan memiliki satu set meja bagi orang yang mau mencicipinya. dalam acara kebudayaan minum teh dichina teh Da Hong Pao sering ditampilkan dengan berbagai jenis teh yang lain. meski memiliki banyak jenis teh yang berkualitas dengan harga tinggi, teh Da Haong Pao bisa dihargai sekitar 100 per kilo atau sekitar Rp 1,3 juta. ''Da Haong Pao yang asli sangat mahal karena sudah sangat sulit ditemukan pohon-pohon teh asli yang tersisa''. jelas pakar teh lokal Xiangning Wu.
Thanks to: National Geographic Indonesia
Sabtu, 28 Mei 2016
Pencipta Sepeda Pertama di Dunia
Sepeda adalah alat transportasi yang digerakkan dengan bantuan manusia. dari anak kecil hingga orang dewasa, semua tahu dengan sepeda. sepeda juga dijadikan sarana untuk berolahraga. banyak orang yang gemar bersepeda bahkan menajadikan sepeda sebagai alat transportasi untuk kesibukan masing-masing. Tapi tahukah anda, siapa orang pertama yang menciptakan sepeda? yang jelas bukan rizal.
Baron Karls Drais Von atau yang kerap disapa Karl Drais, adalah pencipta sepeda pertama didunia. pria kelahiran Karlsruhe Jerman 29 April 1785 ini pula yang menjadikan prinsip awal sepeda menjadi sepeda motor. Drais juga menemukan mesin ketik awal dengan keyboard tahun 1821. setelah belajar arsitektur pertanian dan fisika di University of Heidelberg, Drais bekerja menjadi guru dilembaga kehutanan milik pamannya. setahun kemudian drais diskors tapi tetap menerima gaji. dalam masa itu pula, dia mencurahkan waktu untuk penemuannya.
Bentuk awal dari sepeda adalah beroda 3, namun tanpa pedal. perjalanan perdana sepeda buatan drais ini, dimulai dari Mannheim ke Schwetzinger Relaishaus. dengan mengandalkan kekuatan dari kedua kaki, drais mampu berkeliling dengan cepat. drais menyebut kendaraannya dengan nama Draisienne. Kirkpatrick Macmillian, seorang rekan menambahkan batang penggerak yang menghubungkan antara roda belakang dan ban depan Draisienne. namun seiring perkembangan zaman, sepeda buatan Karl Drais tidak bertahan lama karena muncul sepeda-sepeda baru dengan pedal. Pada tanggal 12januari1818, drais diberi gelar ''DUKE''penghormatan atas penemuannya. drais pensiun dari layanan sipil dan terus menerima gaji atas penemuannya. ketika sebuah pembunuhan dan pemenggalan terjadi atas Ludwig Sand. drais lalu pindah ke Brazil sebagai pengawas tanah diFazenda milil Georg Heinrich Von Langsdorff, namun kembali lagi ke Mannhein.
Drais menutup masa hidup dikota kelahirannya, Karlsruhe 10Desember1851. tanpa uang sepeser pun setelah Prusia melakukan revolusi dibaden dan menyita uang pensiun drais sepenuhnya, untuk membayar biaya revolusi.
Semoga bermanfaat.. (: Thanks to: biografiku.com
Langganan:
Postingan (Atom)