Senin, 04 Januari 2016

cewek tomboy



dian permatasari, itulah nama teman cewek gue sewaktu masih smp. dian adalah cewek tomboy dengan postur tubuh yang tinggi dan berisi, rambutnya terurai lurus sebahu. dia tidak begitu cerewet seperti teman cewek yang lain. dian juga bercita-cita menjadi seorang model, namun tampangnya yang sangar dan suaranya yang sedikit kelaki-lakian membuat dia terlihat seperti boogeyman. dari sini, sudah bisa dipastikan dian gagal menjadi seorang model. seandainya dian menjadi seorang model, lalu berjalan diatas catwalk maka para juri akan ketakutan. model yang lain berjalan lenggak-lenggok, dian berjalan dengan dada yang dibusungkan dan kedua tangan yang terbuka lebar.
dian memang cewek tomboy, tapi entah kenapa gue bisa jatuhcinta sama dia. mungkin saat itu yang gue tahu dari cinta hanyalah kesenangan. hari itu guru matematika gak masuk, suasana dalam kelas terlihat seperti pasar. ada yang berteriak, bernyanyi dan ada yang tidur diatas meja guru. sungguh pemandangan yang menyakitkan. untuk menghilangkan kejenuhan dalam kelas, gue mengambil buku catatan matematika gue dan menggambar dihalaman paling belakang. gue mengotori buku catatan gue dengan gambar yang tidak masuk akal. kemudian gue mendapatkan ide untuk mengerjai seseorang. gue merobek secarik kertas dan menulis kalimat ‘gue serius suka sama lu! ayo kita pacaran!’ lalu memberikannya pada dian yang duduk tepat dihadapan gue. 6detik setelah dian membacanya, dian lalu menghampiri gue dan berkata ‘lu beneran suka sama gue?’ tak ada sepatah kata yang terlontar dari mulut gue saat itu. gue hanya mampu memandangi sorot mata dian yang berbinar.
untuk sesaat, dian terlihat begitu cantik. segaris senyum mengembang dari wajahnya dan gue masih menganga dihadapan dia. ‘gue bene....’ belum selesai gue ngomong, dian langsung berbalik badan dan kembali ke tempat duduknya, meninggalkan gue dengan penuh tanya. sesekali, dia melirik kebelakang untuk memastikan apa gue masih melihat dia atau tidak. hari-hari berikutnya berjalan biasa saja, tapi ada yang berubah dari dian. dian mulai menjadi wanita yang sebenarnya. dadanya yang dulu rata, kini terlihat menonjol. kesan tomboy yang melekat pada dirinya, perlahan mulai menghilang. uniknya, tiap kali ketemu sama gue dia akan tersenyum dan memberikan perhatian yang berbeda. perhatian yang selama ini gak pernah gue dapatkan dari cewek manapun. gue mulai sadar, ternyata jatuhcinta bisa merubah sikap seseorang, dari pendiam menjadi periang. hubungan gue dan dian berakhir tanpa ada kejelasan. gue dan dian berpisah saat naik kelas. 15tahun terlewati, kita berdua pun tak pernah bertemu. hingga pada suatu malam yang gerimis, wajah itu kembali lagi. gue yang saat itu baru pulang dari rumah teman singgah sebentar disebuah warung, mencari cemilan kesukaan gue. kemudian ada 2orang pemuda masuk dan berbicara pada kasir. ketika gue akan membayar tiba-tiba saja mata gue menatap dengan jelas, sosok pemuda berambut pendek itu. dengan refleks gue langsung menyapa ‘dian!’ dalam hati gue yakin inilah cewek yang pernah gue kerjain dulu. yang sering hadir ditiap lamunan gue. sekarang kita berdua bertatapan, dengan wajah penuh tanya. gue membuka pembicaraan ‘gue teman smp lu. masih ingat gak?’ dian tersenyum. lalu menjawab ‘iya.. gue tahu lu teman smp gue, tapi siapa ya?’ jawab dian. gue tertawa kecil. dian pun bertanya lagi ‘lu udah nikahkan?’ gue jawab ‘belum kali ya ampun’ dian lalu mengkritik bobot tubuh gue ‘lu dulu kurusan sekarang udah gendutan ya’
‘yah begitulah. waktu bisa merubah segalanya’ kita sama-sama tertawa. sebenarnya gue pengen mengatakan kalo gue adalah cowok yang dulu pernah suka sama dia. ‘gue rizal yang dulu pernah suka sama lu. ayo kita jadian’ bisa saja saat dian mendengar itu, dian mendadak berubah menjadi cewek cantik yang penuh perhatian, seperti dian yang gue kerjain sewaktu smp dulu. tapi situasi diwarung memang tidak memungkinkan, pembeli mendadak ramai. gue segera keluar meninggalkan warung dengan sepenggal kisah yang belum terselesaikan.

Jumat, 01 Januari 2016

Gadis penjual pulsa



sudah seminggu lamanya aku tidak lagi mengisi pulsa, aku juga jarang mengecek sisa pulsa yang aku miliki, ketakutan sering melanda jika aku melakukan itu. entahlah, aku ini tipe pria yang seperti apa yang jelas aku anak yang baik. malam itu, aku sudah mendownload 6lagu dan hal ini membuatku harus mengeceknya. kumainkan jemariku diatas layar handphone dan muncullah sisa pulsa yang mulai menyusut. aku segera keluar dari kamarku dan bergegas mengisi pulsa. ku pacu motor pemberian ayahku yang sudah 5tahun kunaiki dan melaju ditengah gerimis. malam itu tak begitu banyak kendaraan yang melintas. aku mencari tempat penjual pulsa disekitar rumahku namun tutup. aku tak bisa pulang tanpa hasil, maka kembali aku memacu motorku mencari ditempat yang lain. semakin jauh aku berjalan, semakin aku kedinginan. gerimis menjelma menjadi hujan yang lebat. tanpa disadari aku sudah memasuki kawasan bandara. terang lampu jalan seakan memberi harapan, dan akhirnya aku menemukan sebuah kios pulsa. diujung jalan menunuju bandara, aku memakirkan motorku. aku menggigil kedinginan dan berjalan menuju kios itu. disana aku menemui seorang gadis berambut panjang sedang menulis sesuatu dibuku kecilnya. ‘selamat malam’ aku menyapanya dengan pelan. gadis itu mengangkat wajahnya dan memperhatikanku secara detail. kami bertatapan, lalu dengan senyum tipis dia membalasnya ‘yah, selamat malam’. dia berdiri dari tempat duduknya dan mengambil handphone untuk diberikan padaku. aku mengisi nomor dan nominal pulsa yang aku inginkan, lalu menyerahkannya kembali. wajahnya yang cantik memberi kesan hangat untuk aku nikmati.
‘sudah ya, pulsanya!’ ucapnya kepadaku. saat aku membayar, gadis itu bertanya ‘kamu tinggal dimana?’
‘butuh waktu 30menit untuk sampai disini’ jawabku.
‘sepertinya kamu kedinginan masuklah dulu, aku akan membuatkan secangkir teh jika kamu mau’ aku menganggukan kepala. dalam hatiku berkata, ini adalah kali pertama aku ditawari minum oleh penjual pulsa, terlebih dia adalah seorang gadis. aku tersenyum dan melangkah kedalam kiosnya. aku mengambil kursi dan duduk didekat pintu. hujan diluar semakin deras, dan aku pasti lama disini. gadis itu kemudian memberikan secangkir teh dan sebungkus tisu kepadaku. aku meminumnya sembari berkata ‘maaf sudah merepotkan’ dia tertawa dan mengatakan ‘aku justru senang melakukannya’. kami berdua bercerita banyak hal. kami tertawa bersama hingga lupa waktu. ditengah canda aku bertanya sesuatu yang sedari tadi mengusik otakku ‘kamu tidak keberatan jika aku menanyakan sesuatu?’
‘tanyakan saja, aku akan menjawabnya’ dia menatap kedalam mataku, menunggu pertanyaan yang akan aku ajukan. ‘apa kamu biasa melakukan hal ini kepada setiap pembeli?’ dia tersenyum. ‘tidak. ini adalah kali pertama aku melakukannya?’ aku semakin penasaran maka aku bertanya lagi. ‘kamu tidak takut jika aku orang jahat?’
‘tidak.’
‘kenapa kamu begitu yakin?’ sambungku
‘karena aku tahu, kamu tidak akan melakukan itu’ aku tertegun. untuk sesaat kami saling diam. dia mengambil buku kecil yang tadi ditulisnya, kemudian menunjukkannya padaku. aku mengambilnya. ternyata berisi sketsa wajah seseorang. dia menggambarnya dengan begitu sempurna. aku terkagum melihat sketsa itu, dia lalu bercerita ‘itu adalah mantan pacarku. dia meninggal dalam perjalanan menuju jepang, pesawat yang ditumpanginya tersambar petir dan...’ pembicaraannya terputus, dia menangis sambil menutup wajahnya dengan kedua tangan. aku mulai salah tingkah, aku membujuknya agar tidak menangis. dia kemudian menyeka airmatanya dengan tisu yang aku berikan. ‘aku turut berduka’ jawabku singkat. diantara sisa airamata yang berlinang ada senyum manis yang dia tunjukkan. dengan sedikit terbata dia pun berujar ‘dia mirip denganmu bukan?’
aku hanya senyum mendengar ucapannya. harus aku akui, sketsa yang digambarnya memang mirip denganku. aku menaruhnya diatas meja namun dia menyuruhku untuk menyimpannya. bisa jadi, pertemuannya denganku malam ini menghidupkan lagi kenangan antara dia dan orang yang sudah tiada. hujan mulai reda dan malam semakin larut. bintang bermunculan diantara kepingan awan. aku mengantarnya pulang, dalam perjalanan dia memelukku dengan erat. sesampainya didepan rumah dia pun turun dan sebelum kami berpisah dia bertanya ‘siapa namamu?’ aku menyodorkan tanganku dan menjawab ‘aku rizal dan kamu?’ ‘aku felicia terimakasih sudah mengantarku sampai disini’ dia mengajakku masuk kerumahnya. namun aku menolak. ‘lain kali saja, lagi pula ini sudah larut malam’ dia tersenyum kepadaku. aku sempat meminta nomor handphonenya namun dia menjawab ‘kamu sudah tahu rumahku, datanglah. kapan pun kamu mau!’ aku tidak mengatakan apa-apa lagi, dia membalikkan badannya, dan menuju ke dalam rumah. sesampainya didepan pintu, dia menoleh kearahku, melambaikan tangan sambil tersenyum. aku membalikkan motorku dengan kecepatan tinggi menuju rumahku. dirumah, aku segera menulis kejadian ini menjadi sebuah cerita. aku membuka handphone dari saku celanaku dan kertas bergambar sketsa itu jatuh ke lantai. aku mengambilnya dan membuka kertas itu. aku memandang kertas itu dengan rasa kagum. dibelakang kertas itu, tertera nama felicia dan sebuah nomor handphone. kini aku tahu, apa yang harus aku lakukan..

Senin, 14 Desember 2015

Tips buat jomblo

Buat kalian, para jomblo dimana pun berada, 'KELUARLAH DARI TEMPAT PERSEMBUNYIAN KALIAN!!' karena gue, akan membagikan tips biar jomblo kalian gak membosankan.

INGAT! jomblo adalah sebuah kebebasan. Gue yakin, gak semua orang yang pacaran bisa melakukan apa yang dia inginkan. Terlebih jika mereka punya pasangan yang super posesif. Seperti: 'aku mau main futsal ya' trus pacarnya marah 'mo main futsal apa mo godain kasir ditempat futsal? Pokoknya gak boleh!' menyedihkan. Katanya cinta, kok kayak dipenjara sih?

Oke, ini hal yang harus kamu lakukan biar jomblo kamu menyenangkan.

~ lakukan hal-hal yang sempat tertunda saat pacaran.

~ ngumpul bareng sahabat, adalah sebuah cara yang bagus. Kamu bisa berbagi cerita dengan mereka. Karena sahabat adalah motivasi yang hebat.

~ kembangkan bakat yang kamu miliki. Kalo kamu punya bakat dalam bidang musik, olahraga atau apapun maka ini adalah waktu yang tepat untuk mengembangkannya.

~ berhentilah berharap pada mantan. Hal itu, hanya membuat kamu lemah dan kamu akan ditertawakan sama dia. Buktikan pada dunia, tanpa pacar kamu masih bisa bahagia.

~ koreksi segala sesuatu, (penyebab dan akibat) yang kamu temui saat berpacaran. Cari tahu, apa yang menjadi kelemahan kamu. Seperti: cara perhatian kamu ke dia, perlakuan kamu ke dia dan lain-lain. Ini penting, jika nantinya kamu punya pacar lagi, kamu sudah tahu apa yang harus kamu lakukan.

~ jadilah pribadi yang kreatif, tanpa meniru oranglain. Ingat, kepribadian kamu adalah keunikan kamu sendiri.

Mungkin itu aja yang bisa gue bagi ke kalian, wahai para jomblo yang budiman. Semoga tips diatas bermanfaat dan membantu kamu menjadi JOKER (JOmblo KERen).

Tetap semangat guys! Semoga hari kamu menyenangkan. ^^

Minggu, 13 Desember 2015

Cuma kamu.

Baiklah, aku tidak tahu harus memulainya dari mana. Karena semua arah yang aku tuju, akan berakhir padamu. Kamu adalah sosok yang begitu mulia. Yang selalu sabar menghadapi sifatku selama ini. Saat semua kata menghujam batinku, kamu datang memberi semangat yang membuatku menjadi kuat. Meski ego dan emosiku membuatmu ilfil, tapi kamu tetap menerimanya. Seperti kopi pahit, kamu tetap meneguknya. Sabarmu menghadapi cobaan, membuat aku malu pada diri sendiri. Aku sempat putus asa, untuk melanjutkan hidup. Tapi dengan lembut kamu berbisik 'Semua pasti baik-baik saja!' Kamu selalu menggenggam tanganku saat yang lain pergi. Menuntunku ke jalan yang benar, mengajariku cara hidup tanpa bergantung pada oranglain. Aku tak pernah mendengar kamu mengeluh, berharap aku berubah menjadi oranglain. Karena bagimu, apa adanya lebih baik daripada ada apanya tapi berpura-pura. Kesabaran yang kamu tunjukan, akhirnya berbuah manis. Untuk menjaganya tetap manis, aku harus merubah apa yang harus dirubah. Terimakasih sudah menerimaku yang sebenarnya. Tanpamu aku bukan siapa-siapa. Aku ingin menutup tulisan ini dengan membayangkan dirimu. Aku ingin mengulang kalimat yang sudah bosan kamu dengarkan setiap hari. Seperti I love you, yang selalu aku ucapkan dimanapun kita berada. Aku ingin kamu tahu, tak ada yang lebih beruntung daripada aku, memiliki kekasih sehebat kamu. Karena cuma kamu dan hanya kamu yang mampu memahami, apa adanya aku selama ini. Only you.. Today, tomorrow and forever.

Kamis, 10 Desember 2015

Yang terlewatkan.

Dalam hidup, kita pasti pernah bertemu dengan orang-orang yang baru. Yang bisa saja menjadi teman, sahabat, bahkan pasangan kita. Orang-orang ini seperti keajaiban, mereka ada disaat yang tak terduga. Dan benar kata orang, hidup adalah pilihan. saat bertemu dengan orang yang baru, kita harus memilih: antara menjalin hubungan dengan mereka atau membiarkannya begitu saja. Hal ini juga terjadi sama gue. pagi itu dibandara, gue menunggu kedatangn pesawat yang akan mengantar gue ke manado. Gue duduk bersama penumpang yang lain, sambil mendengarkan tembang dari SheilaOn7. Dari kejauhan, seorang cewek berwajah chinese dan berambut poni sedang memeriksa tiket penumpang yang baru datang. Sesekali, matanya yang cipit melihat kepenjuru ruangan. Hingga akhirnya, mata kita saling bertatapan. Sedetik kami bertatap mata, sedetik kemudian kami saling membuang muka. 2detik berharga menjadi sia-sia. Entah matanya yang kelilipan karena ngeliat gue atau gue yang belum siap untuk jatuhcinta. Gue penasaran!

Dan tidak bisa dipungkiri, faktanya semua cewek yang bekerja dibandara adalah cewek-cewek dengan paras bidadari surga. Gue sempat berpikir, jangan-jangan dia adalah bidadari surga yang menjadi pegawai honor dibandara. Gue menunduk sebentar, melepas earphone dan menatapnya kembali. Tapi dia sibuk dengan komputernya. Kini, giliran gue yang menatap ke seluruh ruangan. Kemudian seorang bapak-bapak yang duduk disebelah gue mengatakan 'Deketin aja! Siapa tau dia nungguin kamu!'
'haa? Maksud bapak apa?' gue pura-pura bego.
'bukannya kamu lagi ngeliatin dia?'
'ngg..gak pak! Saya cuma...'
'udah deketin, aja siapa tau dia jodoh kamu!' kata bapak itu dengan tampang meyakinkan. Gue diam, dan berpikir dengan apa yang beliau katakan.

Tak lama kemudian, pesawat yang ditunggu datang. Para penumpang mulai bersiap untuk berangkat. Gue berdiri mengangkat tas bawaan gue, petugas kembali memeriksa tiket. Diantrian, gue menyuruh orang dibelakang gue untuk maju duluan, biar gue punya kesempatan melihatnya untuk yang terakhir kali. Tapi tetap saja, dia gak melihat gue. Perih.

Sampai didalam pesawat, gue melamun dan melihat ke luar jendela. Gue mengkhayal, cewek berambut poni itu mengejar gue, memeluk dan memohon agar gue gak pergi meninggalkan dia. Persis seperti difilm drama korea. Tapi itu cuma khayalan yang sangat kelewatan. Saat pesawat mengudara, gue menyesal kenapa gue gak melakukan sesuatu. Seperti yang dikatakan bapak tadi. Gue bisa mengajak ngobrol, minta nomor hapenya atau apapun, biar keresahan dihati gue selesai.

Gue percaya, jodoh sudah ada yang mengatur. Tapi bisa saja, cewek berambut poni atau semua cewek yang pernah gue temui, SALAH SATUnya adalah jodoh gue.

Tiba-tiba, seorang pramugari datang menawarkan permen. Sesaat gue merasa seperti anak kecil. Gue melamun sambil mengunyah permen rasa strawberry yang dikasih oleh pramugari tadi. Jauh dilubuk hati, gue menyesal karena ada sesuatu yang sudah gue lewatkan. Seandainya waktu bisa diputar kembali, gue akan memperbaiki semua yang sudah gue lewatkan. Rasa manis dari permen strawberry yang gue kunyah, mendadak pahit. Sepahit penyesalan gue.

3tahun berlalu. hingga cerita ini gue buat, semua detil tentang cewek berambut poni itu masih tersimpan rapi diotak gue. Seakan pertemuan itu baru terjadi tadi sore. Kini, gue hanya bisa melakukan apa yang biasa dilakukan oleh orang yang jatuh cinta tapi tak tersampaikan: mendoakan mereka dari kejauhan....


Profil:
rizal adalah seorang mahasiswa sosiologi semester akhir yang belum berakhir, dia juga seorang pecinta sastra, pecandu kopi dan penikmat senja. Semenjak pisah dari adela, anaknya bu selvi yang juga guru SDnya, Rizal mulai membenci matematika.
twitter: @rizalisme_

Selasa, 08 Desember 2015

Cinta tak harus memiliki.

Cinta tak harus memiliki, itulah kalimat yang pas untuk menggambarkan kisah antara kevin dan agatha. Mereka berdua adalah teman gue dikos. kevin adalah anak yang baik, humoris dan gampang akrab dengan oranglain. Dan menurut gue, kevin bisa mendapatkan cintanya agatha, bila saja dia tidak terlalu gengsi dengan keadaan. Ditambah lagi, kevin dan agatha tinggal satu kosan. Kevin dilantai 4 dan agatha dilantai 2, jarak mereka hanya terpisah oleh 1tangga. Agatha adalah cewek yang kuliah dijurusan tehnik, wajah cantik dan senyumannya kadang membuat cowok-cowok lupa diri. Pernah sekali waktu, saat pergi ke kampus agatha melirik dan tersenyum ke arah kevin. Kevin membalas senyum, dan mengagumi agatha dari kejauhan. Sejak kejadian itu, kevin jadi rajin buat bangun pagi.

Lama-kelamaan, kevin tergila-gila pada agatha. Jatuh cinta bisa membuat seseorang tidak tenang. Seiring berjalannya waktu, kevin mulai mencari tau segala hal yang disukai maupun dibenci oleh agatha. Seperti sherlock holmes yang mencari barang bukti untuk memecahkan sebuah kasus. Gue sebagai teman pun, ikut melibatkan diri dalam 'KASUS CINTA' antara kevin dan agatha. Gue mencari tau dimana agatha sering berada dan dengan siapa dia disana. Tapi, jawaban gue tetap sama 'agatha kayaknya belum punya pacar!' merasa yakin dengan jawaban gue, kevin pun mengatur strategi. Sepulangnya gue dari kampus, gue melihat agatha duduk sendirian dikoridor lantai 1. Gue segera menghampiri kevin dan menyuruhnya segera menemui agatha. 'ini kesempatan bagus vin, buruan!' kata gue menyemangati kevin. Dengan gagahnya, kevin dan gue turun untuk menemui agatha.
'mana? Kok gak ada?' tanya kevin penasaran.
'tadi dia disini vin' gue mulai panik.
'ayo kita ke tempat parkir mungkin dia disitu!'
'ayo!' jawab kevin dengan semangat. Senyum yang gue lihat diraut wajah kevin saat itu, adalah senyum kebahagiaan. Sorot mata kevin, penuh harap.
Namun situasinya berubah 180 derajat. Saat gue dan kevin tiba diparkiran, semua yang kevin harapkan hancur begitu saja. Agatha dan seorang cowok duduk sambil bergandengan. Mereka melihat ke arah gue dan kevin. Kami bertatapan, sejurus kemudian gue nyengir ke arah mereka. Kevin tanpa bicara sepatah kata langsung berlari menuju kamar. Kevin patah hati 1bulan.

Apa yang terjadi sama kevin, juga pernah dialami sama gue. Saat gue sudah begitu dekat dengan maya, apa yang gue usahakan akhirnya berantakan. Maya sudah punya cowok dan dia akan segera menikah. 1hal yang gue tahu dari maya, dia adalah cewek pecinta bunga. Gue diundang ke acara pernikahannya. Gue datang sendirian membawa biji bunga matahari dan sesak didada. Sepulang dari acara pernikahan maya, gue langsung berbaring dikasur sambil menatap langit-langit kamar. Biji bunga yang pengen gue kasih ke maya, akhirnya gue tanam dipekarangan kosan. Gue merawat dan menyiraminya setiap hari. Dengan harapan maya akan datang melihat bunganya tumbuh indah, seindah hubungan gue sama maya. Lalu kita berpelukan. Tapi itu gak mungkin!

Tiap gue menunggu senja, gue akan duduk dekat bunga matahari itu sambil menyesap segelas kopi. Gue belajar banyak hal, seperti bunga ini akan tetap tumbuh selama gue mau merawatnya. Dan cinta akan selalu utuh selama kita mau menjaganya.

Sabtu, 05 Desember 2015

Suatu hari.

Suatu hari, akan ada seseorang yang akan menolongmu tanpa alasan. Seiring berjalannya waktu, kamu akan melupakan dan mengenangnya pada saat tertentu.

Suatu hari, kamu akan menerima kenyataan. apa yang kamu inginkan, tidak sejalan dengan harapan. Lalu kamu bertanya-tanya, dimana kesalahan yang kamu lakukan.

Suatu hari, dengan sebuah alasan. kamu akan meninggalkan orang yang kamu pedulikan. Dan mengurung diri dalam kepedihan.

Suatu hari, kamu akan merindukan semua momen yang kamu lewatkan. Dan berharap momen itu akan terulang lagi.

Suatu hari, disebuah lamunan. Kamu akan berdoa dan berharap, semoga kesalahan yang kamu lakukan tidak terulang lagi.

Suatu saat...