Kamis, 05 Mei 2016

Block Anything about Her

Block Anything About Her, adalah pesan yang diberikan oleh seorang teman bernama eny restiani. dia adalah cewek yang baik, meski hidungnya pesek dialah yang selalu ngasih gue saran saat gue butuh tempat untuk berkeluh kesah. malam itu gue gelisah, emosi gue naik turun kayak ombak dilaut karibia. gara-gara masalah gue dengan mantan yang membuat segalanya menjadi runyam. untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan gue memutuskan untuk berbagi masalah gue itu dengan dia. karena gue juga mahluk sosial yang butuh teman.

Gue ngambil hape, melalui aplikasi LINE gue mulai menumpahkan semua isi hati gue ke dia. sorry!! maksudnya masalah gue dengan mantan, bukan sama eny. gue mulai menceritakan dari awal, tengah hingga akhir hubungan gue dengan mantan berakhir. dia memberi masukan dengan jawaban-jawaban yang menurut gue gak masuk akal seperti saat gue tanya: ''gue sakithati nih, dia bohongin gue! apa gue balas dendam aja?'' lalu dengan santai eny menjawab ''gak usahlah, mending ikhlasin aja! lagian kalo lu ingat terus hidup lu gak bakalan tenang. intinya mah, Block Anything About Her.''

Awalnya gue merasa jawaban eny absurd, masa gue disakiti terus gue diam? gue berpikir lagi dan gue sempat kepikiran buat bersemedi dan berpuasa selama 100tahun. tapi karena dikompleks gue gak ada gua dan 100tahun itu terlalu lama, akhirnya gue memilih untuk mengikuti pesan dia. seiring waktu berjalan gue mulai sadar, apa yang dibilang eny itu benar. gue cuma perlu mengikhlaskan dan melupakan apa yang sudah terjadi. karena cinta itu masalah hati bukan masalah logika. kalo pun gue balasdendam gue gak akan dapat apa-apa, paling cuma bikin nyesek.

Hingga saat ini, kalimat block anything about her menjadi motivasi yang bagus buat gue dan semua orang yang hatinya dipatahin. kita gak perlu balas dendam kita hanya perlu melupakan dan mengikhlaskan apa yang sudah terjadi. kesakitan pada hati, sama halnya dengan luka yang akan kering dengan pelan-pelan.
Sampai disini, goresan ini gue akhiri. semoga ada hikmah yang bisa kalian ambil. jadi, gimana cara kalian menyembuhkan luka hati dari mantan?

Selasa, 03 Mei 2016

Aku Sudah Berubah

Pertama kali kamu meninggalkanku, aku merasa segala keindahan yang ada didunia ini tak lagi menarik. aku bersedih sepanjang waktu, seolah tak ada lagi harapan. semua yang aku lakukan terasa sia-sia.
aku berpura-pura ceria didepan semua orang, sesekali airmataku mengucur namun aku selalu berkata ''mata gue kelilipan'' jika ada yang bertanya.

Namun aku masih terlalu muda untuk terpuruk. maka dari itu, aku sering menghibur diri dengan berbagai kegiatan yang bisa membuatku melupakanmu. tapi semakin aku berusaha untuk melupakan, semakin hati terasa sakit. ada kemungkinan, aku sudah termakan janji ''kamu selalu ada dipikiranku''.

Dengan ikhlas, aku telan tiap pilu yang datang menikmati tiap kenangan dalam diam. disertai doa dan keikhlasan aku berhasil melupakan apa yang harus aku lupakan. lagipula tidak selamanya cinta harus saling memiliki.

Sering aku mengabadikan kisah ini lewat lagu. seperti saat tulisan ini dibuat, aku menyesap secangkir kopi diikuti dengan lagu dari Glenn Fredly, Chris Brown dan NeYo.

Aku percaya cinta selalu indah, namun terlalu berharap hanya membuat semuanya menjadi rusak. seperti apa yang menimpaku.
Segala niat baikku sudah tak berarti lagi dimatamu, mungkin dosaku lebih besar dari permintaan maaf. intinya, aku sudah berubah. aku tak lagi menangis untukmu, tak lagi peduli tentangmu. aku hanya ingin menjadi temanmu, yang bisa kamu gunakan ditiap kesempatan. aku bukan pengganggu, penguntit atau apapun yang kamu pikirkan. aku hanyalah pecinta, yang mencintaimu melebihi batas kewajaran. hingga saat kamu tinggalkan aku masih mencium aroma tubuhmu.

Kini aku relakan kamu dengan pilihanmu. kini aku bebaskan kamu dengan duniamu. karena kita punya banyak perbedaan, salah satunya: jika kamu bahagia dengan mendua maka aku bahagia dengan setia.

Aku sudah berubah dan aku berharap semoga kita bahagia dengan cara kita masing-masing.



Minggu, 01 Mei 2016

Hujan Kehidupan

Hujan hari ini membawa keresahan, seperti rindu yang tergores jarak, seolah ada pertemuan yang harus dibatalkan.
Hujan hari ini mengingatkanku pada sesuatu yang aku tinggalkan, kamu dan jemuran. hujan hari ini juga yang membuatku ingin pulang, berlabuh diatas kasur dan terbangun oleh sebuah kecupan.

Aku butuh kopi untuk menghangatkan, karena hujan sudah membasahi tubuhku yang penuh dengan kamu.

Saat hujan berhenti, semua kembali seperti biasa. suara riuh terdengar hingga masuk ke telinga, tetes air dari loteng penuh dipenampungan. esoknya rumput liar dihalaman rumah kembali mekar. kehidupan di dunia, mulai terasa membosankan.

Segala rahasia yang dulunya tertutup kini terungkap. zaman semakin edan, orang salah dibenarkan dan orang yang benar disalahkan. kita sedang berada dizaman dimana perselingkuhan dijadikan gaya hidup.
Kata petuah dulu, hujan bisa menghapus semua dosa manusia. kalau benar adanya maka hujanlah terus, sampai dunia hancur.

Jumat, 29 April 2016

Pantai

Setiap ada kesempatan, aku luangkan waktu untuk berjalan-jalan ke pantai. aku sandarkan tubuhku dipohon tua yang tergeletak diatas pasir. membiarkannya menyatu dengan alam dan melepaskan jiwaku bercumbu dengan pasir.

Seperti pecundang yang gagal untuk kesekian kali, aku bertanya diantara sepi: apa yang indah dari semua ini?
sering angin membuat arusnya menjadi besar, membasahi kaki hingga aku kedinginan.
aku bangkit dan berlari sekencangnya menuju ombak itu. aku berenang dan tenggelam seolah ini adalah cara untuk menumpahkan kepedihan.

Aku menahan nafasku sembari menutup mata, aku melihat hal-hal yang seharusnya tidak boleh kulihat, aku mengingat semua kejadian yang seharusnya aku lupakan.
akhirnya, ombak menyeret tubuhku ke bibir pantai.

Aku duduk dan menikmati pemandangan ini. mengeringkan tubuh ditemani burung-burung yang berterbangan, senja yang tak terpikirkan akhirnya datang. tubuhku kering seiring senja yang kian tenggelam. aku pulang, dengan bayangan masa depan.

Sabtu, 23 April 2016

Kisah Rahasia

Tulisan ini dibuat untuk pribadi, tapi jika kalian sudah terlanjur membacanya maka bacalah dengan respon yang biasa saja.

Baiklah, aku akan memulai tulisan ini dengan mengucapkan 'Bismillah' dengan harapan bila kamu membacanya maka kamu akan mengerti aku tidak seperti yang dulu.

Kenapa yang dulu?
aku yang dulu adalah orang yang sangat mengagumimu. orang yang selalu mengharapkanmu, seakan mengingatmu menjadi candu bagi diriku. jatuh cinta padamu adalah hal terbaik yang pernah aku lakukan hingga aku lupa bertanya, siapa kamu sebenarnya, siapa penghuni hatimu dan resiko apa yang nantinya aku dapatkan!

Dirimu layaknya rumah yang terbuat dari permen, lalu aku anak kecil yang bertamu dan kamu menyuruhku untuk tinggal. suasana inilah yang membuat aku lupa untuk pulang. dalam kebahagiaan yang kita rangkai, aku sering berandai-andai 'bila kamu jadi kekasihku!' dan benar kamu mewujudkan impianku. seiring waktu berjalan, aku merasa kita bukan sepasang kekasih. kita seperti 2orang asing yang tersesat lalu saling bercakap-cakap. perubahan sikapmu seolah menjadi pertanda, aku dan kamu harus pisah. aku menerimanya dengan ikhlas, karena kamu bilang akan fokus pada karier dan keluarga padahal saat itu taman dihatiku sedang berbunga.

Anehnya, saat mendengar alasanmu aku tidak marah. mungkin karena aku sudah tahu kamu sudah berkeluarga.
yang aku sayangkan darimu adalah kenapa kamu tidak bisa menepati janji, kamu justru berdua dengan laki-laki lain.
aku tak masalah jika kamu tinggalkan, tapi bagaimana dengan mereka? anak dan suami yang menunggumu dirumah! apa mereka akan sepertiku?

Tapi sudahlah, apapun alasannya aku tidak berhak mengganggu kehidupanmu. aku cukup tahu sifatmu yang sebenarnya. setidaknya aku harus berterimakasih, pernah dicintai olehmu adalah hal terindah dalam hidupku. dari luka yang kamu beri, aku mengerti bahwa mencintai seseorang harus dari hati bukan dari rupa.

Aku akhiri catatan terbodoh ini dengan mengucapkan 'Alhamdulillah' semoga kisah rahasia kita menjadi berkah. mari kita bagi 2: aku ambil hikmahnya kamu ambil hidayahnya. ^,,^

Kamis, 21 April 2016

Alasan Kenapa Melupakan Mantan



Kenapa kita harus melupakan mantan? pertanyaan ini sempat gue tanyakan ke beberapa teman dan followers gue kala gue sedang menunggu ojek dipangkalan. jawaban yang gue terima itu beragam, ada yang bilang: ''biar hati kita gak tambah sakit, biar bisa move on, biar hidup kita lebih tenang dan ada juga yang bilang biar kita masuk surga''. absurd! apa hubungannya lupain mantan sama masuk surga? tapi secara pribadi, gue rasa jawaban mereka benar semua itu untuk kebaikan kita sendiri. gue pikir melupakan mantan bukanlah hal yang mudah, karena banyak hal yang belum siap untuk kita tinggalkan, seperti kenangan dan janji yang gak sempat ditepati. orang yang baru putus cinta akan merasa sakit, tapi tidak dengan orang yang cintanya tulus. orang yang cintanya tulus butuh waktu lama untuk menyembuhkan luka dihati mereka, beda dengan yang cintanya modus. itulah kenapa, banyak orang yang sampai detik ini belum bisa moveon dari mantannya.

Gue sering banget kepikiran mantan terlebih kalo baru putus. pikiran akan mantan dan semua kenangan selalu hadir dikepala gue fulltime. layaknya rasa gatal yang harus gue garuk. dampak buruk dari mengingat mantan yang gue rasain adalah: nafsu makan gue berkurang, mood gue labil dan yang paling gue benci adalah gue terlihat seperti badut sirkus yang bego. bahkan saking sakitnya, gue sering ngisi pulsa buat ngestalk akun mantan. kalo statusnya sedih gue bakalan ketawa sampe mulut gue penuh busa. tapi kalo statusnya senang gue bakalan diam, mata gue menatap keluar jendela, lalu tanpa sadar pipi gue penuh dengan 5liter airmata. pedih, cinta kok seaneh ini!

Seiring waktu berjalan gue mencoba untuk tabah, menghapus dendam dan menerima segalanya. gue sadar, apa yang gue lakuin cuma bikin gue tambah sakit dan yang paling penting cuma bikin kuota internet habis. untuk memperbaiki sel-sel hati yang rusak, gue mengisi waktu luang dengan melakukan banyak hal olahraga, nonton dan belajar. semua itu gue lakukan untuk bisa menghapus memori tentang KITA dimasalalu. karena cara terbaik untuk melupakan mantan adalah merelakan, mengikhlaskan dan mendoakan agar kita tenang dan dia bahagia dengan pilihannya.

Sebenci apapun gue kepada mantan, mereka tetaplah kenangan. kenangan yang memberi gue banyak pelajaran. karena dari mantan, kita belajar banyak tentang cinta dan kasihsayang. dari mereka kita tahu sakitnya dibohongi, kita tahu lelahnya menunggu dan kita tahu rasanya melewati hari dengan menahan sesak didada. maka dari itu, kalo kalian udah punya pacar gak usah deh ada drama saling menyakiti melainkan saling menyayangi. Untuk itu, mari kita sama-sama melupakan mantan agar hati dan pikiran kita tenang untuk menyambut kebahagiaan yang baru. sampai disini perbincangan kita, semoga ada yang bermanfaat buat kalian. lalu kenapa kamu harus melupakan mantan? silahkan dikomentar. Terimakasih. ^_^

Rabu, 20 April 2016

Belajar Dari Mama



Nyokap gue adalah orang yang biasa saja. namanya aisa, perempuan sederhana yang jarang berpenampilan modis seperti mama-mama jaman sekarang. nyokap punya peran penting dalam rumahtangga. selain menjadi ibu rumah tangga, nyokap juga bisa menjadi kepala rumahtangga. bagi gue dia adalah anugerah, memberikan apa yang gue butuhkan bukan apa yang gue inginkan. dia selalu berjuang untuk anak-anaknya, selalu sabar dan tabah menghadapi keegoisan gue dan adik. gue tahu, dia sering nangis dalam hati saat anak-anaknya gagal menyelesaikan sesuatu. gue belajar kesetiaan, keikhlasan dan kesabaran dari nyokap. hal ini bisa dilihat sewaktu gue masih dibangku kelas 1SMP, bokap gue pergi ninggalin gue sama nyokap dan adik. sebelum pergi, bokap ngasih gue dan adik duit 20ribu diikuti dengan pesan ''jangan nakal dan dengarin apa yang dibilang sama mama!''.

Dari tahun 2000 sampai postingan ini dibuat, bokap gak pernah pulang. kita sempat komunikasi tapi sekarang sudah gak lagi. nyokap gak pernah berniat untuk mencari yang baru atau selingkuh. dia bisa menjaga mertabatnya sebagai ibu rumahtangga. hebat, meski ditinggal tanpa ada biaya bulanan selama 16tahun dia tetap setia. walau kita semua tahu, bokap sudah punya istri yang baru. kata nyokap, dia lebih bahagia hidup sama anak-anaknya. kemewahan duniawi gak bisa mematahkan kesetiaan dia.

Nyokap membesarkan gue dan adik bukan dengan emas atau permata, tapi dengan keringat dan airmata. nyokap adalah perempuan tegar yang mampu tersenyum saat hatinya rapuh. kadang gue gak tega dan merasa gak pantas jadi anaknya karena gue sering nyusahin. disetiap kesempatan yang ada gue selalu menyelipkan nama nyokap untuk didoakan, berharap tuhan memberi beliau umur panjang dan tempat ternyaman disurga. gue sering bikin jokes yang absurd hanya untuk satu alasan, MEMBUAT DIA TERTAWA. karena tawanya adalah kebahagiaan buat gue. kalo ditanya siapa pahlawan, siapa manusia yang paling gue sayang dimuka bumi ini jawaban gue cuma satu, MAMA. kalo kalian ingin memahami wanita, maka pahamilah dulu ibu kalian, karena cara seorang pria memperlakukan seorang wanita dilihat dari cara dia memperlakukan ibunya. dan jangan pernah membantah apapun yang dikatakan beliau, meski terdengar aneh tapi semuanya untuk kebaikan bersama.

Dari mama aku belajar tentang cinta dan kasihsayang, dari papa aku belajar tentang kerjakeras dan ketulusan. semoga ada hikmah yang bisa kalian ambil dari postingan ini. maaf jika ada kata yang kurang menyenangkan. jika ada yang ingin ditambahkan, silahkan dikomentar.. ^_^